Menghitung hari menuju Senayan atau Grogol…. April 14, 2009
Posted by thedachi in Business Inspires, Public Info.Tags: caleg stress, DPR, KPU, pemilu
trackback
“SEBUAH PERENUNGAN“
Pesta demokrasi baru saja usai. Kita bersyukur bahwa suasana pemilu pada umumnya berlangsung yang aman dan terkendali, walaupun menyisakan berbagai ketidakpuasan mulai dari partai sampai rakyat.
Anggaran pemilu yang “super gemuk” yang konon katanya kurang lebih Rp47T, masih juga belum bisa meminimalkan kekurangan-kekurangan pemilu terdahulu. Tetapi entahlah siapa yang mau bertanggung jawab atau berjawab tanggung terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak akurat atau kotak suara yang tertukar, rusak atau banyaknya rakyat Indonesia yang terpaksa tidak memilih (golput).
Saya sendiri pun terpaksa golput karena nama saya tidak ada dalam DPT. Ketua RT saya pun bingung, tidak bisa menjawab ketika saya menanyakan hal ini. Padahal giliran uang kebersihan/keamanan atau sumbangan warga, sang Ketua sudah nongol di depan pintu bahkan mau nungguin kalau belum pulang kantor.
Ah..mungkin karena terlalu ribet urusannya, jadi rakyat pun sepertinya pasrah dan tidak mau ribut. Paling yang sekarang ribut para caleg dan elit partai untuk menyusun strategi untuk menuntut keabsahan pemilu dan menyiapkan koalisi memenangkan kursi No.1 di bumi tercinta ini.
Hal yang tidak kalah menarik dan mungkin inilah yang sangat tunggu-tunggu yaitu hasil akhir perhitungan KPU. Para Caleg yang bermodalkan hutang dan kekayaan, sejak adanya perhitungan quick count beberapa lembaga survei di televisi, tentunya susah tidur. Apalagi kalau partai pendukungnya berada diurutan kurang baik dalam perhitungan tersebut.
Ketika negaranya Barrack Obama mengadakan pemilu dan dalam tempo 24 jam, rakyat amerika dan dunia sudah bisa tahu siapa pemengannya. Tetapi jangan harap di Indonesia bisa seperti itu. Kita butuh sekurang-kurangnya 2 minggu atau 14×24 jam. ANEH TAPI NYATA.
Dengan dana yang sangat besar, KPU sepertinya tidak merasa risih dan malu dengan performance lembaganya. Kita jangan membandingkan dengan Amerika deh… Masa perhitungan KPU kalah dengan lembaga survei seperti LSI, Cirrus dan lainnya? Mungkin KPU menggunakan filosofi tradisional, “biar lambat asal selamat”. Hari gini…oh my goodness..ting..
Inilah realitanya. Ketidakpuasan atas pemilu 2009 sudah lama diprediksi. Tetapi KPU masih memiliki kesempatan walaupun dalam waktu relatif sempit untuk membuktikan kinerjanya yaitu dalam pilpress yang akan datang. Menurut saya, paling tidak seharusnya hasilnya seri.
Sampai saat ini hasil perhitungan KPU masih terus berlangsung. Para caleg ada yang sudah sumingrah bahkan sudah menyiapkan syukuran, hati berbunga-bunga karena suara yang diperoleh sudah mencukupi untuk menuju senayan. Thanks God, thanks my people….i love you all…
Ada juga yang H2C (harap-harap cemas). Antara optimis dan pesimis, trus mengikuti perkembangan perhitungan suara. Apa iya ya…aku dapat kursi di senayan? atau jangan-jangan dapat kursi di grogol. God help me….!
Tetapi ada juga yang sudah hopeless. Dalam hati yang menyesal trus berandai-andai. Tidak jarang mengumpat dan tidak bisa tidur. Mikirin wajah debt-collector yang akan nagih hutang. Mikirin ladang, tanah, rumah, mobil yang digadaikan. Terkadang senyum sendiri tetapi tiba-tiba murung.
……………….Selamat datang di grogol, Tuan……..
senayan-grogol, grogol-senayan, senayan-grogol, grogol-senayan,senayan-grogol, grogol-senayan, senayan-grogol, grogol-senayan…LANGSUNG COY
Semoga paragraf terakhir dari tulisan ini tidak jadi kenyataan.
Sallubi,
Barugamuri Dachi, “theDACHI”
Wah,kynya kamu cocok jadi columnist deh!good…
ha..ha..ha…ganti profesi dong…
pak…pak….. DPT itu bukannya Daftar Pemilih Tetap ya?
hehehehe….
Bnr ga seh
Sukses ya…..Luv you n God Bless you
oh iya..sori deh…ak da revisi. thks hon2. Jlu&ilu2
Oh ya, tambahan neh, wkt pemilihan caleg kmrn, aku salah satu korban ga dapat DPT,
sedih jadinya tdk bisa menggunakan hak pilih sbg WNI.
)
Malah sempat jg tuh gontok2xan ama panitianya khan, keselnya kita tanya baik2x soal DPT, eh dia malah jawabnya sewot….Ya ammmpiiiuunnnn, baru jg jadi ketua di TPS, apalagi jadi Anggota Legislatif yah? Bisa2x baku hantam terjadi lagi di gedung DPR/MPR RI, APA KATA DUNIA ???
Tp gpp lah, mudah2an caleg yg terpilih nantinya adalah orang2x yg punya hati nurani (kaya nama partai…hehehe), bisa adu pendapat bukan adu fisik, yg terpenting dpt mewakili suara rakyat Indonesia, jgn hanya mementingkan kepentingan pribadi or partainya.. Betulll??!!! Betull???!!
Ya, harapan ke depan, utk PilPres nanti bisa diminimize yah kejadian2x seperti wkt Pemilihan Caleg kmrn.
Apalagi ya??? Bingung…hehehehe.. udah segitu dulu deh…
SALUBI (Salam Luar Biasa…)