Dalam format 4+6+2+2 August 4, 2011
Posted by thedachi in Business Inspires.trackback
Pagi ini, ak sengaja mencoba ke kantor naik angkot setelah sudah begitu lama ga melakukannya. Alasannya sederhana karena macet gila dan kali-kali aja lebih efesien terutama BBM..hehehehehe
Ada pelajaran yang ku dapat dengan formasi 4+6+2+2 dalam angkot pagi ini. Ngertikan maksudnya formasi tersebut.
- Semua penumpang ga ada yang saling kenal sehingga ga ada senyum, ga ada keramahan, pa lagi sapaan; intinya ga kenal ga sayang. Padahal katanya kita orang timur, budaya dan kesantunannya terkenal ampe kepelosok negri sebrang.
- Semua penumpang membisu yang terdengar hanya suara mesin angkot, kendaraan lainnya, dan sesekali klakson. Sepertinya merindukan kocaknya Sule di OVJ.
- Sebagian penumpang pura2 tidur dan ngantuk, padahal masih pagi Bu, belum jam 8. Gimana kerjanya nanti ya pas nyampe kantor? atau mungkin kurang tidur kali ya, atau mungkin karna lagi puasa, atau mungkin emang ga niat kerja kali ya..hehehehehe. atau mungkin karna pusing mikirin jalanan macet kali ya….
- Sebagian penumpang pake masker, ada juga yang sesekali naroh jari telunjuk diantara hidung dan bibir atasnya. Emang da parah benar polusi di Ibunya Kota ini. Mungkin karena Ibunya Kota ini ga mandi teratur kali ya. Abis klo sekali mandi, langsung BANJIR. hehehehe. Padahal konon kabarnya negara kita, negara agraris ya…
- Semua penumpang ga ada yang ngamatin ak nulis cerita ini. Emangnya lu sapa, ‘gham? sebenarnya ak hanya menghibur diriku sendiri, Bang. Karna ternyata di Ibunya Kota ini ternyata bawa kendaraan atau naik kendaraan umum, SAMA AJA. Jadi kepikiran ak berita kemarin katanya Kendaraan Gubernur jalannya lawan arah. Bisa dipahamilah betapa pentingnya mengejar waktu dan betapa tidak perlunya minta maaf atas peristiwa itu apalagi minta maaf karena kesembrautan Ibunya Kota ini. Karna sebenarnya masyarakat pun hampir2 ga ada yang peduli. Kalo dalam bahasa gaulnya orang nisel “ya ba..”
Dan akhirnya ak nyampe di kantor tetapi tetap aja telat 14 menit. SELAMAT BEKERJA YA….
by: Bargham Dachi
Advertisement
Comments»
No comments yet — be the first.